Galery Foto

Loading...

Pengikut

Loading...

Senin, November 02, 2009

Pemeliharaan Sarana Prasarana Hasil PNPM Mandiri Perdesaan Bag 1

Artikel yang dipostingkan ini adalah bahan materi Pelatihan Pendamping Lokal yang diselenggarakan di Wisma Eden, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta pada tanggal 15 – 17 April 2008, materi disampaikan oleh Bpk. Bambang Sulistijono *(Spesialis Infrastruktur DIY, Waktu Itu). Dalam penyajianya nanti akan ditulis / posting menjadi beberapa bagian.

Pengantar Pelestarian Hasil PNPM Mandiri Perdesaan Bag. 1

Bahan-bahan tentang pemeliharaan prasarana dan sarana yang akan diuraikan di bawah ini pada dasarnya merupakan bahan yang telah digunakan pada program sebelum Program Nasional Pemberdayan Masyarakat Mandiri Perdesaan / PNPM – MP, yaitu Pembanguan Pendukung Desa tertinggal / P3DT. Selanjutnya di PNPM Mandiri Perdesaan telah mengalami beberapa penyesuaian atau perubahan sesuai dengan situasi dan kondisi pelaku dan desa yang berkembang.

Sesuai dengan isi Surat Perjanjian Pemberian Bantuan / SPPB bahwa masyarakat sepakat dan berjanji akan memelihara prasarana dan sarana melalui swadaya masyarakat dengan sebaik-baiknya. Dalam prinsip PNPM Mandiri Perdesaan juga disebutkan bahwa masyarakat bertanggungjawab terhadap kesinambungan setiap usulan yang diusulkan, dalam hal ini adalah pelestariaannya.

Pelaksanaan pemeliharaan prasarana sangat mengutamakan peran serta masyarakat desa yang dikoordinasi oleh Seksi 6 dari Lembaga Ketahanan Desa atau disingkat LKD / LKMD / LPM. Kegiatan ini meliputi perencanaan dan pelaksanaan (operasional) pemeliharaan prasarana desa yang sudah dibangun, antara lain : jalan desa, Jembatan, penyediaan air bersih, bangunan gedung, pasar, MCK, irigasi dan bangunan sarana ekonomi lainnya.

Konsultan dalam hal ini FKT ditugaskan untuk membantu Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana (TP3), LKMD dan masyarakat desa pada akhir pelaksanan kegitan fisik proyek, dalam hal memberikan pelatihan dalam pembuatan kelengkapan perencanaan pemeliharaan, teknis pemeliharaan berbagai jenis prasarana, penyiapan dan peningkatan organisasi untuk operasi dan pemeliharaan, alternatif-alternatif pembiayaan dan juga memberi bimbingan teknis perbaikan di lapangan, sehingga kualitas bangunan dapat dijaga dan dilestarikan.

Laporan Rencana Pemeliharaan Prasarana merupakan bagian dari pertanggungjawaban Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan FK/ FKT dalam penyelesaian kegiatan prasarana, yang diwajibkan sebagai lampiran dokumen Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (SP3K) yang tidak dipisahkan.

Harapan seutuhnya bahwa pemeliharaan tidak terbatas pada prasarana dan sarana yang dibanguan PPK / PNPM Mandiri Perdesaan tetapi sudah semestinya berlaku untuk semua yang sudahada di desa.

0 komentar

Poskan Komentar

Silahkan Kirim Komentar Anda